FOCUS GROUP DISCUSSION (FGD) PENCEGAHAN STUNTING DAN PENANGANAN PEKON GADINGREJO TAHUN ANGGARAN 2022

25 Oktober 2021
Administrator
Dibaca 2.150 Kali
FOCUS GROUP DISCUSSION (FGD) PENCEGAHAN STUNTING DAN PENANGANAN PEKON GADINGREJO TAHUN ANGGARAN 2022

Gadingrejo, Senin 25 Oktober 2021.

Pada tanggal 18 Oktober 2021 telah melaksanakan Focus Group Discussion bersama Kader Pembangunan Manusia,Kader Rumah Desa Sehat, Pendamping Lokal Desa & Pendamping Teknik tentang Pencegahan Stanting dan Penanganan Stunting Pekon Gadingrejo Tahun Anggaran 2022. Tujuan dari FGD adalah untuk perencanaan Pencegahaan Stunting di Pekon Gadingrejo Tahun 2022. Salah satu fokus pemerintah Pusat dan Provinsi Lampung saat ini adalah pencegahan Stunting.  Upaya ini bertujuan agar anak-anak Indonesia dapat tumbuh dan berkembang secara optimal dan maksimal. Dengan disertai kemampuan emosional, sosial, dan fisik yang siap untuk belajar, serta mampu berinovasi dan berkompetisi di tingkat global. Terdapat tiga hal yang harus diperhatikan dalam pencegahan stunting. Antara lain perbaikan terhadap pola makan, pola asuh, serta perbaikan sanitasi dan akses air bersih. Seringkali masalah-masalah non kesehatan menjadi akar dari masalah stunting. Baik itu masalah ekonomi, politik, sosial, budaya, kemiskinan, kurangnya pemberdayaan perempuan, serta masalah degradasi lingkungan. Karena itu, kesehatan membutuhkan peran semua sektor dan tatanan masyarakat.

Peran pemerintah desa sebagai wakil pemerintah di desa sangat penting dalam menanggulangi stunting di wilayahnya. Desa diharapkan dapat membuat program-program yang inovatif dalam mengatasi stunting di wilayahnya sesuai dengan kemampuan sumber daya dan keuangan yang ada di desa.

Pembinaan dilakukan guna mengatahui upaya apa saja yag telah dilakukan di desa untuk mengatasi stunting. Upaya yang dapat ditambahkan untuk mempercepat penanggulangan stunting ini. Dari pembinaan ini diketahui bahwa telah banyak upaya yang dilakukan di desa. Misalnya dalam penganekaragaman pemberian makanan tambahan, pemantauan tumbuh kembang anak secara teratur, revitalisasi kader posyandu. Serta memberikan penyuluhan tentang cara penanganan dan pencegahan stunting kepada orangtua. Beberapa upaya lain yang akan dilakukan selanjutnya adalah upaya meningkatkan sanitasi lingkungan melalui pembuatan jamban bagi keluarga yang belum memiliki jamban dimana kurangnya sanitasi merupakan salah satu faktor terjadinya stunting di masyarakat.